Kategori: info

  • MAKSIMALKAN HASIL “SAE” PERTANIAN LAPAS TANJUNGBALAI, KALAPAS : KAMI PASTIKAN TERUS GENJOT PENINGKATAN HASIL PANEN!!

    MAKSIMALKAN HASIL “SAE” PERTANIAN LAPAS TANJUNGBALAI, KALAPAS : KAMI PASTIKAN TERUS GENJOT PENINGKATAN HASIL PANEN!!

    Lapas Tanjungbalai terus berinovasi. ( Foto dok. Humas Lapas )

    Tanjungbalai|| Portalmedan.com –Lapas Tanjungbalai Asahan terus berinovasi dalam pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) baik bidang teknik,keterampilan, peternakan sampai pertanian¬. Ini ditujukan sebagai langkah pembinaan warga binaan Lapas Tanjungbalai untuk menjadikan pribadi yang lebih produktif dan memiliki daya saing yang seimbang dengan Masyarakat luas, sehingga setelah bebas dapat menjalani hidup yang mandiri dan lebih baik.

    Bentuk kegiatan ini tentunya tidak lepas dari pantauan dan perhatian khusus dari Kalapas Tanjungbalai Asahan, Sangapta Surbakti. Secara berkala beliau terus aktif memantau segala bentuk kegiatan dan proses SAE berjalan. Tak jarang ia pun turut langsung ke lapangan guna memastikan seluruhnya berjalan lancar dan baik.

    Ada beberapa yang menjadi komoditas utama SAE pertanian yang terbagi menjadi 2 yaitu pertanian jangka pendek dan jangka Panjang. Dilihat dari jenisnya tentu yang menjadi pembeda adalah waktu panen, jangka pendek dengan waktu panen tercepat dan jangka panjang dengan waktu panen secara berkala.

    SAE pertanian jangka pendek antara lain seperti sayur-mayur baik yang ditanam di tanah maupun proses hidroponik. Sedangkan untuk SAE pertanian jangka panjang antara lain seperti pisang, serai dan beberapa jenis ternak ikan seperti ikan lele, nila, dan patin. Untuk terus menggalakkan SAE Lapas Tanjungbalai Asahan, melalui Humas Lapas Tanjungbalai Asahan, Kalapas Sangapta Surbakti menyampaikan akan terus menggenjot hasil panen dengan terus memperhatikan proses dan prospek pengelolaan. Selasa, (04/06/2024).

    “Dengan memanfaatkan potensi yang ada, untuk kemajuan skill daripada wargabinaan. Kami akan terus pantau segala kegiatan, dengan demikian kami pastikan genjot peningkatan hasil panen SAE Lapas Tanjungbalai Asahan”. Ujar Kalapas, Sangapta Surbakti. 

    Pemanfaatan lahan lebih kurang 5 Ha sebagai media kegiatan SAE, ini juga merupakan bentuk dukungan kepada negara dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dimana hasil SAE pasti sampai kepada seluruh element Masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok pangan. Selain itu, hasil daripada SAE Lapas Tanjungbalai Asahan juga turut disetor ke negara dalam bentuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) secara berkala.

    (Leodepari)

    #kemenkumhamsumut #SAE #lapastanjungbalai #panenSAE #Pertanian #peternakan #wargabinaan #lapas #rutan #cabrutan #pemasyaraktan #pengayoman

  • Pengurus Pusat Komunitas Marga Zega Laksanakan Perayaan Natal Perdana

    Pengurus Pusat Komunitas Marga Zega Laksanakan Perayaan Natal Perdana

     

    Sukacita yang luar biasa bagi umat Kristen ketika sudah memasuki bulan Desember. ( Foto dok. Asatu Zega )

    Nias Utara||Portalmedan.online – Sukacita yang luar biasa bagi umat Kristen ketika sudah memasuki bulan Desember setiap tahunnya sangat luar biasa.Berkaitan dengan itu salah satu organisasi ternama Komunitas Marga Zega (KOMAZE) yang berpusat di Kota Medan,laksanakan Natal perdana Minggu (03/2/2023) sore. 

    Perayaan Natal tersebut dilaksanakan di Gedung Gereja BNKP Jemaat Elia, jalan Kapten Muslim Gang Solo Medan Helvetia.Kelihatan ratusan tamu dan undangan tampak hadir untuk memeriahkan perayaan Natal KOMAZE.

    Diawal kegiatan, Wakil Ketua Umum KOMAZE Bedali Zega alias Ama Happy juga sebagai Ketua Panitia Natal menyampaikan bahwa pentingnya kekompakan antar sesama dalam Komunitas Marga Zega sangat penting dibudayakan,katanya.

    “Saya mengucap syukur bahwa perayaan Natal KOMAZE pada Desember 2023 ini dapat kita laksanakan. Kepada para tamu undangan dengan segala kerendahan hati kami sebagai panitia Natal meminta maaf apabila dalam berlangsungnya kegiatan ini ada yang kurang. Untuk mensukseskan kegiatan perdana tersebut,seluruh panitia bahu membahu agar acara Natal KOMAZE perdana ini dapat terlaksana. Mari kita jaga kekompakan anggota dan juga seluruh pengurus, mari kita jaga bersama wadah kita ini,”kata Ama Happy Zega. 

    Sementara itu,khotbah yang dibawakan oleh Pdt. M. Zega menyampaikan agar seluruh anggota KOMAZE dapat menerapkan kasih yang sungguh-sungguh tanpa kepalsuan guna memupuk rasa kebersamaan. 

    “Marilah kita menunjukkan kasih yang tidak palsu. Mengasihi sesama kita ono niha terkhusus keluarga besar KOMAZE agar kita juga merasakan suka maupun duka bersama-sama. Karena apapun yang dibangun atas dasar kasih, maka hal itu akan berbuah baik. Sebaliknya, bilamana kita tidak saling peduli dalam artian cuek, maka persatuan atau komunitas apapun itu akan segera bubar dan tidak bertahan lama,” ucap Pdt. M. Zega dalam khotbahnya sembari menguatkan seluruh Pengurus dan anggota KOMAZE. 

    Pada waktu yang bersamaan, Edward Zega selaku Pembina KOMAZE yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Fraksi Demokrat, menghimbau agar seluruh ono niha yang tergabung dalam KOMAZE tetap solid, sependeritaan dan sepenanggungan dimana pun berada,kata Edward Zega.

    “Selamat datang buat para tamu undangan kami, bilamana ada kekurangan sepanjang kegiatan ini kami memohon maaf. Saya juga mengharapkan kepada seluruh anggota supaya tetap solid sebagai mana yel yel KOMAZE:

    KOMAZE talifuse

    KOMAZE Maju bersama

    KOMAZE Omoda Fefu,” harap Ketua Umum KOMAZE Arif Masjaya Zega. setelah acara.

    Turut hadir dalam kegiatan perayaan Natal KOMAZE tersebut, Dewan Pengawas Renius Zega, SH (Ama Nania), Dewan Pembina Edward Zega (Ama Nita), Dewan Penasehat Bezaro Zega, S.Th (Ama Murni), Ketua Umum KOMAZE Arif Masjaya Zega, Wakil Ketua Umum Bedali Zega (Ama Happy), Sekretaris Umum Herry Zega, ST (Ama Charles), Ketua KOMAZE Medan Kota Jerif Zega, Ketua KOMAZE Medan Tengah Ama Dewi Zega, Ketua Umum FORMANIS Nusantara Ama Kalvin Telaumbanua, dr. Tuahman Franciscus Purba, M.Kes, Sp.An Caleg Partai Nasdem, Toni Togatorop, serta para anggota KOMAZE turut memeriahkan perayaan natal tersebut. 

    Seluruh rangkaian acara berjalan dengan penuh khidmat dan juga turut menampilkan persembahan pujian Koor, pujian Solo, group Vocal, tarian sekolah Minggu, ditutup dengan Lucky Draw dan foto bersama.

    (Asatuzega)

  • Bawaslu Nias Utara Laksanakan Sosialisasi Implementasi Peraturan Pemilu

    Bawaslu Nias Utara Laksanakan Sosialisasi Implementasi Peraturan Pemilu

     

    Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Bawaslu Kabupaten Nias.(foto dok. ASATU ZEGA)

    Nias Utara||Portalmedan.Online || Perlu apresiasi yang luar biasa kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Nias Utara dimana 1 orang anggota mampu menghendel kegiatan yang sangat menyita tenaga dan pikiran ketika 2 orang anggota lainnya lagi mengikuti kegiatan di Jakarta.”Teman yang dua orang saat ini sedang mengikuti kegiatan di Jakarta,”kata salah seorang pimpinan Bawaslu yang bernama Edikania Zega.

    Untuk memaksimalkan dan menyamakan pemahaman terhadap tugas pengawasan Pemilu sebagaimana diatur dalam Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) dan produk-produk hukum lainnya, Bawaslu Kabupaten Nias Utara sangat tepat menggelar Sosialisasi Implementasi Peraturan dan Non Peraturan Bawaslu pada Pemilu Tahun 2024, bertempat, di Aula pertemuan Taman Naya,No.1, Desa Hilidundra, Kecamatan Lotu, Nisut, Selasa (21/11/2023).

    Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Nisut, Cardan Syarif Nazara, SH dalam laporannya menyampaikan, sosialisasi dilaksanakan dengan tujuan supaya ada pemahaman yang sama terhadap tugas pengawasan Pemilu yang dilakukan Bawaslu sesuai aturan perundang-undangan.

    “Peserta sosialisasi ini terdiri dari pimpinan partai politik tingkat Kabupaten Nisut, Pengurus Cabang GMNI Gunungsitoli-Nias, Pengurus Cabang PMKRI Gunungsitoli-Nias, Pengurus Cabang GMKI Gunungsitoli-Nias, Media Massa atau Insan Pers dan sejumlah Tokoh Masyarakat,” ujar Cardan.

    Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Nias Utara, Edikania Zega dalam arahannya mengatakan, selain sosialisasi Perbawaslu dan non Perbawaslu, pihaknya dapat bertatap muka sekaligus silatuhrahmi kepada seluruh para peserta sosialisasi. “Melalui kegiatan ini kami Komisioner Bawaslu Nisut Periode 2023 – 2028 dapat bertatap muka langsung kepada Bapak Ibu peserta sosialisasi. Sejak kami dilantik bulan Agustus yang lalu kami tidak sempat bertatap muka kepada Bapak Ibu karena kesibukan dengan tugas kami,” tuturnya.

    “Harapan kita, melalui kegiatan ini peserta dapat melanjutkan sosialisasi ini di tengah-tengah masyarakat, partai politik dan elemen masyarakat lainnya,” sambung dia. Sebelum mengakhiri arahannya, Edikania secara resmi membuka sosialisasi Perbawaslu dan Non Perbawaslu pada Pemilu 2024.

    Pada materi sosialisasi yang disampaikan oleh narasumber Edikania Zega menyampaikan, tugas Bawaslu dalam melaksanakan tugas pengawasan pada Pemilu 2024 sebagaimana diatur dalam Perbawaslu Nomor 5 tahun 2022, Tentang Pengawasan Pemilu 2024,terangnya.

    Adapun tugas Bawaslu lanjutnya, dalam mengawasi Pemilu meliputi, Pengawasan Secara Langsung; Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa.Membuat Analisa Hasil Pengawasan menentukan ada tidaknya unsur dan Jenis pelanggaran. Melakukan Penindakan Pelanggaran dan Melakukan Penyelesaian Sengketa. Hasil pengawasan dimaksud selanjutnya di evaluasi dan dibuat laporan terhadap pelaksanaan pengawasan.

    (Zegasatu)

  • Rumah Kalsium Dusun Kuala Sipare Binaan Tim Riset Rekayasa Sosial Dosen USU, Dukung Pemerintah Atasi Masalah Stunting

    Rumah Kalsium Dusun Kuala Sipare Binaan Tim Riset Rekayasa Sosial Dosen USU, Dukung Pemerintah Atasi Masalah Stunting

      

    Tim Riset Rekayasa Sosial Dosen USU, kunjungi Rumah Kalsium di Dusun Kuala Sipare. (Foto : Agus R)

    BATUBARA || Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan pemberdayaan masyarakat nelayan tradisional, Tim Rekayasa Sosial Universitas Sumatera Utara,  Mengunjungi Rumah Kalsium, wujud dari melakukan Binaan kepada keluarga Nelayan tradisional di Dusun Kuala Sipare,  Desa Medang, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara pada hari Jum’at [29/9/23].

    Kunjungan ini merupakan bagian dari program kolaborasi antara Universitas Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Batubara untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga nelayan tradisional dalam Tata Kelola Limbah Pesisir dan Inovasi Produk Kalsium utk keluarga  Nelayan, tradisional di Dusun Kuala Sipare, dan Dusun Pematang Eru, Desa Medang.


    Tim Akademisi Universitas Sumatera Utara yang menamakan dirinya, Tim Riset Rekayasa Sosial ( Social Engineering) terdiri dari Dra. Dara Aisyah, M.Si, Ph.D, kluster Riset tentang Evaluasi Kinerja Program Pemerintah, Dosen tetap FISIP USU, Prodi Ilmu Administrasi Publik dan Dr. M. Sontang Sihotang, S.Si, M.Si, kluster Ilmu Sains  Bahan, Kepala Lab. Fisika Inti Nuclear, F-MIPA USU, yang telah lama melakukan penelitian tentang tata kelola limbah pesisir menjadi produk inovatif, dimana limbah kulit kerang, mentarang dan lainnya menjadi tepung kalsium  diaplikasikan ke berbagai olahan makanan dan minuman, yang dibutuhkan masyarakat.

    Selain itu, salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memberikan dukungan, tambahan pelatihan dan pendampingan kepada keluarga nelayan tradisional dalam upaya meningkatkan kemahiran mereka, dengan membuat Rumah Kalsium utk  komunitas nelayan di Dusun Kuala Sipare. Dengan Visi dan Misinya ” Tubuh Sehat, Bebas Stunting” menjadi acuan dasar dalam pengembangan pengolahan limbah pesisir  menjadi tepung kalsium, yang berguna untuk kesehatan dalam mengatasi Stunting, serta program Pemerintah  percepatan kemiskinan ekstrem.


    Tim riset memberikan informasi terkini mengenai teknik pengolahan minyak goreng curah yang biasa di jual di pasar menjadi minyak goreng berkualitas tinggi dengan proses Penjernihan minyak menggunakan tepung kalsium, yang dapat dilakukan secara berkelanjutan.

    Selain itu, tim riset juga memberikan pengarahan mengenai pembentukan rumah kalsium di Dusun Kuala Sipare Ini, yang bertujuan untuk membentuk komunitas  istri-istri nelayan yang memiliki kemahiran dalam mengolah limbah pesisir, guna membantu suaminya, yang bekerja sebagai nelayan, dalam meningkatkan pendapatan mereka dan mengelola limbah pesisir yang terbuang secara berkelanjutan.

    Selama kunjungan, terdapat pula sesi diskusi terbuka antara tim riset dan masyarakat nelayan, serta komunitas Rumah Kalsium. Hal ini memungkinkan pertukaran gagasan dan pengalaman antara kedua belah pihak, serta memberikan Tim Riset Rekayasa Sosial, wawasan lebih mendalam mengenai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat nelayan setempat.

    Kepala Dusun Kuala Sipare, Desa Medang,  Zupri mengungkapkan apresiasi yang besar atas kunjungan ini, menyatakan bahwa ini adalah langkah positif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Ia berharap kerjasama antara desa dan akademisi dapat terus berlanjut untuk mencapai perkembangan yang berkelanjutan.

    Kunjungan tim riset ke Desa Binaan Nelayan ini adalah contoh nyata dari bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat memberikan manfaat nyata bagi perkembangan sosial dan ekonomi. Ini juga menunjukkan pentingnya pengetahuan dan keterampilan akademisi dalam mendukung pembangunan sosial dan  ekonomi kearifan lokal di Desa Pesisir.

    ( Gus)

  • Muluskan Skenario, Ponsel Milik Brigadir J dan Bharada E Dihilangkan Ferdy Sambo lalu Diganti. Tujuan Liciknya Bikin Gregetan

    Muluskan Skenario, Ponsel Milik Brigadir J dan Bharada E Dihilangkan Ferdy Sambo lalu Diganti. Tujuan Liciknya Bikin Gregetan

    PORTAL MEDAN.Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik membeberkan dugaan penghalangan atau perintangan penyidikan (obstruction of justice) kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua Hutabarat lewat penghilangan barang bukti di ponsel Korban. Bukan cuma lewat ponsel Yosua, ponsel milik aide de camp atau ajudan Irjen Ferdy Sambo lainnya juga dihilangkan demi memuluskan skenario pembunuhan terhadap Brigadir J.   

    “Sebagai contoh misalnya beberapa adc itu mereka diambil handphone-nya tanggal 10, kira-kira jam 1 pagi mereka dikasih handphone baru,” kata Taufan dalam RDP di Komisi III DPR, Senin (22/8/2022).    Penggantian handphone baru juga dilakukan terhadap tersangka Bharada E atau Richard Eliezer pada tanggal 19 Juli oleh Mako Brimob. Tetapi ponsel milik Eliezer yang digunakan pada pasca kejadian pembunuhan Yosua, diakui Taufan sudah ditemukan. 

    “HP yang antara 10 sampai 19 itu ditemukan pak. Ada upaya-upaya membangun skenario, misalnya yang jawaban-jawaban sebagai bawahan kepada atasan ‘siap komandan’ itu misalnya itu sangat kentara di situ,” katanya.  

    Tetapi ponsel yang digunakan pada hari H kejadian, di tanggal 8 Juli atau sebelum tanggal 10 Juli, belum ditemukan. 

    “Termasuk pada hari H itu, itu sampai sekarang belum ditemukan. Jadi mungkin ini bisa juga nanti pada pertemuan dengan Kapolri dan Mabes Polri bisa ditanyakan, apakah itu sudah didapatkan karena itu sangat penting saya kira untuk mendukung,” tutur Taufan. 

    Sementara itu, penghilangan ponsel milik Yosua juga dilakukan. Bukan cuma penghilangan, ponsel milik Yosua juga diganti dengan jenis berbeda. Sedangkan ponsel asli milik Yosua sampai saat ini belum ditemukan. 

    “Dari keterangan yang kami peroleh, di Jambi HP-nya Yosua tidak model kayak begini. HP-nya Yosua itu ada Samsung, terus ada HP China, ini gak modelnyae enggak seperti ini,” kata Anam. 

    “Ini HP yang seolah-olah HP-nya Yosua yang enggak bisa dibuka. Nah HP-nya Yosua ke mana? Terutama yang Samsung 8 itu, sampai detik ini juga kami enggak tahu,” sambung Anam. 

    Komnas HAM berkeyakinan bahwa memang ada penghalangan proses hukum atau obstruction of justice dalam kasus kematian Brigadir J atau Yosua Hutabarat di Duren Tiga, Jakarta Selatan.  

    Keyakinan itu muncul usai Komnas HAM mendapatkan bukti rekam jejak digital soal perintah penghilangan barang bukti pembunuhan berencana terhadap Yosua. 

    “Komunikasi HP dengan HP dan lain sebagainya, kami juga mendapatkan salah satunya yang juga penting adalah perintah untuk terkait barang bukti. Nah itu supaya dihilangkan gitu ya, dihilangkan jejaknya itu juga ada,” kata Komisioner Komnas HAM Chairul Anam di RDP Komisi III, Senin. 

    Dengan temuan rekam jejak digital itu, Komnas HAM memperkuat keyakinan atas dugaan obstruction of justice.  

    “Jadi jejak digital itu kami mendapatkan itu. Itulah kami meyakini walaupun ini belum kami simpulkan, meyakini adanya obstruction of justice. Jadi ya menghalangi, merekayasa, membuat cerita dan sebagainya,” kata Anam. 

    Kekinian dengan ditemukannya rekam jejak digital, aral yang sempat menghambat proses hukum mulai mereda. 

    “Ketika kita mendapatkan berbagai rekam jejak digital itu, itu memudahkan kita semua sebenarnya untuk mulai membangun kembali fakta-fakta dan terangnya peristiwa,” ujar Anam. suara.com

  • Nikita Mirzani Tertawa Tahu Ini! Pantas Stiker J99 dan MS Glow Dicopot, Pengamat Penerbangan Ini Bongkar Borok Private Jet Juragan 99. Bisa Dapat Sanksi Ini

    Nikita Mirzani Tertawa Tahu Ini! Pantas Stiker J99 dan MS Glow Dicopot, Pengamat Penerbangan Ini Bongkar Borok Private Jet Juragan 99. Bisa Dapat Sanksi Ini

    AGEMAKS ONLINE. Pesawat pribadi Gilang Widya Pramana atau Juragan 99 disebut-sebut pesawat sewaan. Padahal, pesawat dengan nomor registrasi N990MS ini kerap diklaim telah dibeli oleh Juragan 99. Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan, N merupakan registrasi untuk pesawat yang didaftarkan di Amerika Serikat (AS). Sementara, untuk Indonesia adalah PK. “Pesawat N990MS itu di Indonesia statusnya adalah sewa, bukan dimiliki orang Indonesia. 

    Kalau dimiliki oleh orang Indonesia, di registrasi Indonesia otomatis registrasinya PK,” katanya. “Jadi statusnya di Indonesia statusnya pesawat itu adalah pesawat yang disewa, charter,” terangnya. Menurutnya, keterangan pemilik pesawat itu bisa ditelusuri. Dia bilang, siapa saja bisa mengklaim pesawat tersebut. Namun, secara hukum pesawat itu bukan milik orang Indonesia atau kalaupun milik orang Indonesia kemungkinan memakai perusahaan Amerika untuk registrasi di sana. “Kalau cuma ngomong ke media sih silakan saja. 
    Tapi secara hukum itu bukan milik orang Indonesia, ataupun kalau orang Indonesia mungkin dia pakai perusahaan Amerika diregistrasi di Amerika,” jelasnya. Dia juga menyebut, tak ada sanksi soal klaim tersebut, hanya sanksi sosial. Lanjutnya, mengutip data flightradar24, pesawat N990MS telah meninggalkan Indonesia sejak September 2021. “Sanksinya ya sanksi sosial berarti itu menyampaikan informasi yang tidak sebenarnya kepada publik. Pesawat N990MS itu sudah meninggalkan Indonesia sejak tanggal 20 Sep 2021. Jadi sudah setengah tahun lebih meninggalkan Indonesia,” katanya. Saat di Indonesia, pesawat tersebut dilengkapi beberapa stiker, yakni J99 Corp dan MS Glow. Belakangan, tersiar kabar jika stiker tersebut telah dicopot. Pengamat Penerbangan dari Jaringan Penerbangan Indonesia, Gerry Soejatman menjelaskan, pesawat tersebut berbendara Amerika Serikat (AS). Dia juga menyebut, pesawat tersebut sudah tidak berada di Indonesia.                                                                                                        
     Kemudian, dia mengatakan, stiker J99 dan MS Glow telah dicopot. “Anyway, pesawat tersebut juga sudah tidak lagi berada di Indonesia, dan stiker MS Glow dan J99-nya sudah dicopot,” katanya. Keterangan Gerry berdasarkan informasi dari airliners.net. Berdasarkan penelusuran detikcom, ada beberapa foto terkait pesawat N990MS. Ada foto pesawat di mana pesawat tersebut masih dilengkapi oleh stiker J99 Corp dan MS Glow. Dalam keterangan foto disebutkan keterangan lokasi dan waktu yakni Bandara Ngurah Rai, Bali, 28 Juni 2021. Kemudian, ada foto pesawat dengan registrasi yang sama di mana stiker J99 Corp dan MS Glow telah hilang. Keterangan foto disebutkan lokasinya di Bandara Rotterdam, Belanda pada 4 Maret 2022. “Tanggal 4 kemarin pesawat terlihat di Rotterdam, tanpa stiker MS Glow ataupun J99,” katanya.         
     Gerry sendiri ragu jika pesawat tersebut dibeli sepenuhnya oleh Gilang maupun J99 Corp. Ia menduga, pesawat tersebut adalah kepemilikan bersama dan J99 Corp atau Gilang memiliki porsi kecil. “Saya sendiri tidak yakin pesawat tersebut dibeli sepenuhnya oleh Gilang maupun J99 Corp. Dicurigai pesawat tersebut adalah kepemilikan ‘saweran/bersama’ beberapa orang, dan J99 Corp atau Gilang kemungkinan hanya memiliki porsi kecil dari kepemilikan pesawat tersebut, dan penggunaan stiker J99 Corp maupun MS Glow hanyalah untuk kebutuhan publisitas agar tidak tahu mayoritas kepemilikan pesawat tersebut milik siapa,” paparnya. 
     Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Dadun Kohar mengatakan, pihaknya tak bisa memastikan pemilik N990MS. Sebabnya, pesawat itu terdaftar di Amerika. “Karena pesawat tersebut registrasi N yang merupakan tanda kebangsaan pesawat tersebut didaftarkan di Amerika, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak bisa mengetahui pemilik dari pesawat tersebut,” ujarnya. “Jika seseorang mengklaim pesawat tersebut milik dia ya sah saja karena secara aturan tidak ada yang melarang tetapi apakah pesawat tersebut diakui milik orang tersebut harus dibuktikan dengan bukti pemilikannya,” jelasnya. grid.id
  • Rara Istiati Wulandari, Ungkap Penyebab Gangguan Hujan Deras saat MotoGP Mandalika. Gak Nyangka!

    Rara Istiati Wulandari, Ungkap Penyebab Gangguan Hujan Deras saat MotoGP Mandalika. Gak Nyangka!

    AGEMAKS ONLINE. Rara Istiati Wulandari adalah sosok menarik saat MotoGP Mandalika, Minggu (20/3/2022). Dia adalah pawang hujan yang memicu pro kontra atas aksinya yang viral di sosial media.  Namun, siapa sangka berkat aksinya hujan bisa berhenti, dan event MotoGP Mandalika sukses terlaksana.  Dibalik ceritanya menjadi pawang hujan di MotoGP Mandalika, Rara sempat tak diperbolehkan masuk ke sirkuit balapan. 

    Ia menyebut pihak penyelenggara tak tahu perihal kehadirannya sebagai pawang hujan.  “Contohnya kayak pengawalan presiden pelantikan, pak Erick Thohir udah nyebar foto wajah Rara pawang hujan,” kata dia dikutip dari video wawancara TribunLombok, Minggu (22/3/2022).  “Kalau di sini belum, pihak Dorna belum tahu, pihak TNI-nya juga belum tahu, harusnya kan wajahku disebar jadi tahu ini pawang hujannya,” imbuhnya.  Rara juga menemukan kesulitan lain saat ia berusaha masuk sirkuit balapan.  Dia tak bisa masuk karena ada pengalihan jalan lantaran sang Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri ajang balap tersebut.  Ia pun menyayangkan karena dirinya tidak diberikan akses penuh masuk ke sirkuit.  Akibat kesulitan masuk sirkuit, alhasil aksi ritual mengusir hujan sempat terhambat.  “Pawang hujan harusnya dikasih all akses, tapi tadi aku sempet di pintu B1 aku berhenti karena macet. Aku jalan jauh akhirnya awannya (hujan) sudah turun. Sebenarnya, ada pengalihan untuk Presiden. Aku memaklumi,” tambahnya.  
     Meskipun sempat menemui kendala, akhirnya Rara bisa masuk ke sirkuit dan melakukan aksinya sebagai pawang hujan.  “Tadi aku udah enggak boleh masuk, bule enggak tahu fungsi pawang hujan. Aku masuk doa sebentar. Aku keluar lagi,” ucapnya.  “Sebenernya enggak boleh masuk, aku tetep masuk. Akhirnya race berjalan ketika melambangkan dupa,” tuturnya.  Rara berharap dengan aksinya sebagai pawang hujan bisa berdampak baik pada ajang balapan bergengsi ini berjalan lancar.  Lewat pawang hujan, ia juga ingin penyelenggara MotoGP tak kapok memakai Sirkuit Mandalika di ajang balapan selanjutnya.  Selain itu, Rara juga berpesan agar ceritanya saat masuk sirkuit tidak kembali terulang.  “Benar-benar saya ingin mengabdi, ingin Indonesia itu berkibar, kinerja dari pak Jokowi, Erick Thoir bersama BUMN, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Mandalika Grand Prix Association (MGPA) bisa membuat kebanggaan,” katanya.  “Turis juga naik, tahun depan untuk mengadakan di sini tidak kapok lagi,” jelasnya.  Bergaji Tiga Digit                                                                                                        
     Penyelenggaraan event MotoGP Mandalika 2022 tak lepas dari keberadaan pawang hujan.  Pawang hujan yang bisa diartikan sebagai teknologi berbasis kearifan lokal itu coba dimanfaatkan untuk mengatur cuaca sekitaran sirkuit selama penyelengaraan MotoGP Mandalika sejak tes pramusim lalu.  Ternyata peran Rara sebagai pawang hujan dibayar dengan imbalan yang cukup fantastis.  Wanita yang pernah menjadi pawang hujan acara Opening Asian Games 2018 digaji hingga tiga digit rupiah.  “Kalau saya boleh jujur, gaji saya menghandel event ini mencapai tiga digit (red: ratusan juta),” kata Rara, sebagaiman diberitakan Tribunnews.com.  Keberadaan Rara sebagai pawang hujan yang membantu kesuksesan MotoGP Mandalika 2022 seakan menjadi sisi menarik event ini.  Hal ini mengingat teknologi berbasis kearifan lokal tak banyak ditemui di event balapan internasional negara lainnya.  Terlepas dari pro-kontra penggunaan pawang hujan, keberadaan sosok Rara tetaplah menjadi sorotan menarik yang mewarnai agenda MotoGP Mandalika 2022.  Agenda balapan MotoGP Mandalika 2022 akhirnya telah selesai digelar pada hari ini, Minggu (20/3/2022).  
     Berikut ini sosok pawang hujan dalam gelaran MotoGP Mandalika 2022, Rara Isti Wulandari.  Hal menarik terjadi saat pagelaran MotoGP Mandalika 2022 yang digelar pada Minggu (20/3/2022) kemarin.  Nama Rara Isti Wulandari menjadi perhatian publik ketika aksinya ‘mengendalikan’ hujan di pagelaran MotoGP Mandalika 2022.  Selain mampu menghalau hujan, Rara juga diminta mendatangkan hujan.  “Pawang hujan memang identik mengusir hujan atau memindahkan hujan,” kata Koordinator Sirkuit Mandalika dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Deny Pribadi.  “Padahal kita juga perlu hujan juga supaya trek dingin dan tidak panas,” imbuhnya.  “Udaranya seperti ini kan enak sekali, mendung tapi tidak selalu panas dan tidak juga hujan,” lanjut Deny.  Profil Rara Isti Wulandari                                                                                                       
     Mengutip TribunBali.com, Rara yang lahir di Jayapura, 22 Oktober 1983 ini merupakan keturunan trah Solo-Yogyakarta.  Sejak kecil, ia sudah dekat dengan dunia spiritual lantaran kakek dan sang ayah menjadi orang kepercayaan untuk menangani setiap acara Keraton Solo.  Keahliannya menjadi pawang hujan pun sudah didapat Rara sejak kecil.  Di umur sembilan tahun, ia pernah menjadi pawang hujan untuk acara wayang.  “Umur sembilan tahun saya sudah cari uang sendiri dari acara wayang. Waktu itu saya belum menggunakan menyan untuk menjadi pawang hujan. Saya bilang ke dalangnya kalau saya bisa bantu agar tidak hujan,” kisah Rara, Minggu (31/3/2019).  Dilansir Tribunnews.com, ia pernah menjadi pawang hujan di acara Opening Asian Games 2018 di Jakarta.  Rara direkomendasikan Menteri BUMN Erick Thohir untuk menangani cuaca selama MotoGP Mandalika 2022 digelar.  Ia sudah bergabung dengan tim pawang hujan sejak tes pramusim.  
     Kendati demikian, Rara baru mulai bertugas pada 1 Maret 2022 lewat jarak jauh.  Lalu, ia diminta mendatangkan hujan pada 9-11 Maret 2022 untuk mendinginkan lintasan yang baru diaspal ulang.  “Saya sebagai tim doa pawang hujan yang direkomendasikan Pak Erick Thohir (Menteri BUMN) dan sering mengawal event-nya Presiden Jokowi dan event kenegaraan lain,” ucapnya.  “Bersama dengan tim ITDC dan Pak Hadi Tjahjanto sebagai koodinator lapangan, melakukan modifikasi cuaca dengan kekuatan doa,” ungkap Rara.  “Di sini, saya diminta menurunkan suhu agar lembap dan sejuk dengan sedikit hujan,” imbuhnya.  Aksi Rara sebagai pawang hujan ternyata menarik perhatian tim Dorna Sport.  Menurut Deny Pribadi, banyak orang-orang dari Dorna melihat aksi Rara yang berkeliling sekitar sirkuit.  Mereka beranggapan apa yang dilakukan Rara adalah hal menarik.  
     “Mungkin kayak Dorna di luar negeri kayanya tidak pakai seperti ini,” ujarnya.  “Percaya tidak percaya itu terjadi, mungkin di Amerika, Spanyol, Italia, tidak ada seperti ini jampi-jampi pakai kembang, kemenyan, ya itulah Indonesia,” tuturnya.  Kepercayaan Pejabat Masih dari TribunBali.com, Rara Isti Wulandari sudah menjadi kepercayaan para pejabat Republik Indonesia sejak 2015.  Ia beberapa kali direkomendasikan untuk menjadi pawang hujan di sejumlah acara besar atau hajatan orang penting.  Rara mengaku dirinya pernah dipercaya menjadi pawang hujan untuk pernikahan anak mantan Wakapolri, Budi Gunawan.  Permintaan itu datang dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.  “Agak surprise sebenarnya, karena di sana sudah ada pawang hujan yang lokal.”  
     “Tapi, saat itu Pak Hasto (Hasto Kristiyanto) datang ke Puri Satria terus diminta bantu pawang hujan biar di sana ada tambahan orang Bali,” paparnya, Minggu (31/3/2019).  “Dia bilang ke saya, ‘Mbak kok pakai baju kebaya, cantik, nanti luntur make up-nya.’”  “Kita ketahui kan kalau pawang hujan itu lumrah pakai baju hitam serem.”  “Aku pakai pakaian biasa dan bahkan pakai makeup, jadinya saya minggir dulu,” kisahnya. wartakota.com
  • Bikin Geger Dunia, Temuan Patogen Kelelawar Ada di Lab Ukraina, Ini Isi Laporan Intelijen AS Soal Wuhan

    Bikin Geger Dunia, Temuan Patogen Kelelawar Ada di Lab Ukraina, Ini Isi Laporan Intelijen AS Soal Wuhan

    AGEMAKS ONLINE.  Temuan patogen kelelawar za t yang sangat indentik dengan Covid-19 di Ukraina oleh tentara Rusia, hal ini tentunya menimbulkan kebingungan dunia. Pasalnya awal Covid-19 dicurigai berasal dari sebuah laboratorium di Wuhan China pada 2019 lalu. Sebelum Rusia menemukan laboratorium milik AS yang diduga mengembakan patogen berbahaya, Badan intelijen Amerika Serikat mengatakan mereka mungkin tidak akan pernah bisa mengidentifikasi asal-usul Covid-19, namun mereka telah menyimpulkan virus tersebut bukan diciptakan sebagai senjata biologis. 

    Dalam penilaian terbaru tentang dari mana virus tersebut berasal, Kantor Direktur Intelijen Nasional AS (ODNI) mengatakan transmisi virus dari hewan ke manusia dan kebocoran laboratorium adalah dua hipotesis masuk akal soal bagaimana virus itu menyebar. Temuan ini ditulis dalam laporan terbuka yang merupakan pembaruan dari tinjauan 90 hari yang dirilis oleh pemerintahan Presiden AS Joe Biden pada Agustus lalu. Laporan itu juga mengatakan bahwa kelompok intelijen masih terbagi dua soal asal-usul virus penyebab Covid-19. Empat badan intelijen menilai “dengan keyakinan rendah” bahwa virus itu berasal dari hewan yang terinfeksi atau dari virus lain yang terkait. 
     Tapi satu badan intelijen mengatakan memiliki “keyakinan sedang” bahwa infeksi pertama pada manusia kemungkinan besar merupakan hasil dari kecelakaan laboratorium, yang bisa jadi melibatkan eksperimen dengan hewan oleh Institut Virologi Wuhan. Laporan ini juga menyatakan bahwa pemerintah China tidak menyadari keberadaan virus tersebut sebelum infeksi Covid-19 meluas di Kota Wuhan, pada akhir 2019. 
     Menanggapi laporan intelijen ini, kedutaan  besar China di Washington berkata melalui pernyataan tertulis kepada Reuters:  “Langkah AS mengandalkan aparat intelijennya untuk menelusuri asal-usul Covid-19 adalah sebuah lelucon politik. Kami telah mendukung upaya-upaya berbasis sains dalam penelusuran asal-usul virus, dan akan terus terlibat secara aktif. Karena itu, kami dengan tegas menentang upaya untuk mempolitisasi masalah ini,” tulis Reuters. sindonews.com
  • Chef Renatta Penasaran Banget Ingin Cicipi Memek khas Aceh

    AGEMAKS ONLINE. Beberapa hari yang lewat chef renatta mengaku penasaran dan ingin mencicipi makanan khas tanah rencong (Aceh). 

    Keinginan chef renatta yang ingin memakan makanan dengan nama unik tersebut lantaran pertanyaan dari netizen di akun Twitter pribadi nya. Ia menanyakan chef renatta makanan apa yang belum dicoba dan kuliner yang ada di Indonesia itu . 
    Tanpa ragu chef Renata mengunggah makanan tersebut di akun Twitter nya dengan kuliner bubur khas Aceh yang dinamakan memek. Bahkan netizen berasal dari Aceh tidak tahu menahu ada kuliner makanan itu   Makanan itu diketahui bernama memek yang mirip bubur terbuat dari beras ketan dan pisang sebagaimana dilansir dari food detik.com. 
     Diketahui makanan ini hanya disajikan pada hari raya tertentu , dan makanan ini sudah cukup lama ada diaceh sejak jaman kerajaan terdahulu. Karena kelezatan nya itu , makanan ini ditetapkan kedalam warisan tak benda Indonesia pada tahun 2019.
  • Alex Rins Jelaskan Kronologi Motornya Terbakar di FP4 MotoGP Mandalika

    Alex Rins Jelaskan Kronologi Motornya Terbakar di FP4 MotoGP Mandalika

    AGEMAKS ONLINE. Pembalap Suzuki Ecstar, Alex Rins, angkat bicara soal kronologi peristiwa mengerikan yang menimpanya dalam sesi latihan bebas keempat (FP4) MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Lombok, pada Sabtu (19/3/2022) siang. Kebakaran memang terjadi pada motor GSX-RR milik Rins. Insiden itu terjadi pada menit keenam, saat Rins menjalani run pertamanya. 

    Rider Spanyol ini mulai menyadari motornya bermasalah ketika melaju di Tikungan 10. Namun, ia tak tahu bahwa motornya memicu api. “Ada masalah pada tabung oli. Di Tikungan 10, ban belakang saya sedikit selip. Saya melihat ke bawah, ke arah sepatu bot saya dan ban,” ungkap pembalap berusia 26 tahun ini kepada Crash.net usai sesi kualifikasi. “Namun, segalanya terlihat normal, jadi saya terus gaspol. Kemudian, di tikungan selanjutnya, ban belakang saya selip lagi. Jadi, saya memilih keluar dari garis balap, pertama demi keselamatan saya dan rider lain,” lanjut Rins. 
     Rins baru menyadari ada api pada motornya ketika memasuki Tikungan 12-13. Ia segera menjatuhkan diri dari motor. “Saya melihat motor saya terbakar. Itu momen yang menakutkan. Apa yang ada di kepala saya berkata, ‘Alex, lompatlah!’ karena mungkin motor saya bakal meledak,” tuturnya. Setelah Rins melompat dari motor, bendera merah tanda sesi dihentikan dikibarkan ketika sesi menyisakan 23 menit 32 detik. 
    Petugas trek pun segera masuk ke area run off untuk memadamkan api dan memeriksa oli yang tumpah di lintasan. Sayangnya, Johann Zarco merupakan salah satu rider yang tak menyadari adanya oli yang tumpah di trek, sehingga rider Pramac Racing itu mengalami kecelakaan di Tikungan 10. Beruntung, baik Rins maupun Zarco lolos dari cedera. “Itu bukan momen yang baik. Syukurlah saya tak apa-apa,” tutur Rins. bola.net View this post on Instagram A post shared by MotoGP™ (@motogp)